Perbedaan antara Jama'ah Badan dan Jama'ah Agama

Oleh: Dr. Abdul Aziz bin Rais ar-Rais  

Pertanyaan dan Jawaban dari Telegram | Aqidah | Ilmu dan Dakwah | Permasalahan Manhaj  


**Pertanyaan:**  

Seorang penanya berkata: "Di tempat kami ada beberapa kelompok salafi yang mengklaim bahwa merekalah jama'ah, dan mereka berdalil dengan hadits-hadits yang memperingatkan tentang berpisah dari jama'ah bagi siapa saja yang tidak bergabung dengan mereka. Apakah pernyataan ini benar? Apa nasihat Anda kepada kami?"


**Jawaban:**  

Ada beberapa hadits yang memperingatkan dari berpisah dari jama'ah, seperti yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim dari hadits Ibnu Abbas -radhiyallahu 'anhuma- bahwa Nabi -shallallahu 'alaihi wa sallam- bersabda: *"Barang siapa yang melihat sesuatu yang tidak disukai dari pemimpinnya, maka hendaklah dia bersabar, karena barang siapa yang berpisah dari jama'ah dan mati, maka matinya adalah dalam keadaan jahiliyah."* Dan ada hadits-hadits lain yang serupa.


Hadits-hadits ini berbicara tentang **Jama'ah Badan**, yaitu bersatu di bawah pemimpin muslim dan mendengar serta menaati pemimpin tersebut selama tidak dalam maksiat kepada Allah. Jama'ah terbagi menjadi dua jenis:


- **Jenis pertama:** Jama'ah Badan, yaitu bersatu di bawah pemimpin muslim, membaiatnya, dan meyakini kewajiban mendengar dan menaati selama bukan dalam maksiat kepada Allah.

  

- **Jenis kedua:** Jama'ah Agama, yaitu berpegang teguh pada sunnah. Siapa pun yang berpegang pada sunnah maka dia adalah bagian dari Jama'ah Agama. Diriwayatkan oleh Ahmad dan Abu Dawud dari Mu'awiyah bin Abi Sufyan bahwa Nabi -shallallahu 'alaihi wa sallam- bersabda: *"Umatku akan terpecah menjadi 73 golongan, semuanya di neraka kecuali satu, yaitu jama'ah."* Yang dimaksud dengan jama'ah di sini adalah orang-orang yang berpegang teguh pada sunnah.


Diriwayatkan oleh al-Lalikai dari Ibnu Mas'ud -radhiyallahu 'anhu- bahwa dia berkata: *"Kamu adalah jama'ah jika kamu berada di atas ketaatan kepada Allah, meskipun kamu sendirian."*


Oleh karena itu, kedua jenis jama'ah ini harus dipahami dengan baik. Jadi, hadits: *"Barang siapa yang mati tanpa memiliki baiat di lehernya, maka dia mati dalam keadaan jahiliyah"* dan yang serupa adalah tentang pemimpin muslim yang diakui oleh kaum muslimin dan menjadi pemimpin mereka. Ini adalah Jama'ah Badan, bukan Jama'ah Agama.


Oleh karena itu, setiap kerjasama dalam kebaikan dan takwa di antara Ahlus Sunnah Salafiyyin adalah persatuan dalam petunjuk dan takwa. Mereka disebut salafi, ahlul haq, atau ahlus sunnah jika mereka berpegang pada Al-Qur'an dan sunnah dengan pemahaman salaf umat ini.


Wajib untuk bekerja sama dengan mereka dalam kebaikan dan haram memusuhi mereka, bukan karena pribadi mereka, tetapi karena mereka berpegang teguh pada sunnah. Kita harus bekerja sama dengan mereka sebagaimana firman Allah Ta'ala: *"Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah, dan bersamalah dengan orang-orang yang jujur"* (At-Taubah: 119). Maka, hendaknya bekerja sama dengan mereka dalam kebaikan, dan seterusnya.


Jika ada orang-orang yang berpegang teguh pada sunnah dan mereka adalah salafi, namun mereka mengatakan bahwa siapa saja yang tidak bergabung dengan mereka maka terkena hadits: *"Barang siapa yang mati tanpa baiat di lehernya, maka matinya adalah mati dalam keadaan jahiliyah"* dan yang semisalnya, maka ini adalah kesalahan dari mereka.


Saya merasa hal ini tidak mungkin berasal dari orang-orang yang benar-benar salafi yang berpegang teguh pada Al-Qur'an dan sunnah dengan pemahaman salaf umat ini. Namun, jika ada yang seperti ini, maka ini jelas kesalahan dan tidak boleh diyakini. Mereka perlu dinasihati agar berhenti dari ucapan tersebut.


Semoga Allah mengajarkan kepada kita apa yang bermanfaat dan memberi manfaat kepada kita dengan apa yang telah Dia ajarkan kepada kita. Jazakumullahu khairan.


https://www.islamancient.com/%D8%A7%D9%84%D9%81%D8%B1%D9%82-%D8%A8%D9%8A%D9%86-%D8%AC%D9%85%D8%A7%D8%B9%D8%A9-%D8%A7%D9%84%D8%A3%D8%A8%D8%AF%D8%A7%D9%86-%D9%88%D8%AC%D9%85%D8%A7%D8%B9%D8%A9-%D8%A7%D9%84%D8%A3%D8%AF%D9%8A%D8%A7/

Comments

Popular Posts