Bughāt dan Khawārij

 Bughāt dan Khawārij memang sama-sama memberontak kepada pemimpin yang sah, tapi keduanya tidak benar-benar sama.


1. Pengertian Keduanya

  • Bughāt (pemberontak):
    Mereka adalah kelompok dari kalangan umat Islam yang keluar (memberontak) melawan pemimpin yang sah karena ada alasan yang mereka anggap benar (ta’wil), seperti menganggap pemimpin berbuat zalim atau tidak adil.
    Mereka tidak mengkafirkan pemimpin ataupun kaum muslimin.

    Allah berfirman:
    “Dan jika ada dua golongan dari orang-orang mukmin berperang, maka damaikanlah antara keduanya. Jika salah satu dari keduanya berbuat aniaya terhadap yang lain, maka perangilah yang aniaya itu hingga kembali kepada perintah Allah...”
    (QS. Al-Hujurat: 9)
    Ayat ini jelas menyebut mereka masih mukmin, artinya pemberontakan mereka tidak otomatis membuat mereka keluar dari Islam.

  • Khawārij:
    Mereka adalah kelompok yang keluar dari ketaatan kepada pemimpin sambil mengkafirkannya, bahkan juga mengkafirkan kaum muslimin lainnya hanya karena perbedaan pendapat atau karena dianggap berdosa.
    Nabi ﷺ bersabda:

    “Mereka keluar dari agama sebagaimana anak panah keluar dari busurnya...”
    (HR. Bukhari dan Muslim)


2. Persamaan

  • Sama-sama keluar atau memberontak terhadap pemimpin yang sah.

  • Sama-sama menimbulkan fitnah dan kekacauan di masyarakat.

  • Sama-sama bisa diperangi oleh pemerintah bila tidak mau kembali kepada kebenaran.


3. Perbedaan

Aspek Bughāt Khawārij
Sikap terhadap pemimpin Tidak mengkafirkan pemimpin, hanya menentangnya karena salah paham atau alasan tertentu. Mengkafirkan pemimpin dan menganggapnya murtad.
Hukum mereka Tetap muslim, hanya melakukan dosa besar. Bisa dihukumi sesat bahkan kafir jika menghalalkan darah kaum muslimin.
Dalil QS. Al-Hujurat: 9 menyebut mereka masih mukmin. Hadis Nabi ﷺ banyak yang mengutuk mereka.
Tujuan Umumnya ingin memperbaiki keadaan atau melawan yang mereka anggap zalim. Memaksakan ideologi mereka dengan kekerasan dan takfir.

4. Kesimpulan

Khawārij lebih berbahaya daripada bughāt karena mereka membawa ideologi takfir yang merusak agama dan negara.
Bisa dikatakan:

“Setiap Khawārij pasti termasuk bughāt, tapi tidak semua bughāt adalah Khawārij.”

Artinya, Khawārij adalah pemberontak yang ekstrem dan sesat, sementara bughāt masih dianggap muslim yang salah jalan.

----------------

البُغاة والخوارج يلتقون في بعض الجوانب لكنهم ليسوا متماثلين تمامًا.

1. تعريف كلٍّ منهما:

  • البُغاة:
    هم فئة من المسلمين يخرجون على الإمام الشرعي (وليّ الأمر) لسببٍ مُتأوَّل، مثل اعتقادهم بوجود ظلم أو مخالفة شرعية، لكنهم لا يُكفِّرون الإمام ولا عموم المسلمين.

    قال تعالى:
    "وَإِنْ طَائِفَتَانِ مِنَ الْمُؤْمِنِينَ اقْتَتَلُوا فَأَصْلِحُوا بَيْنَهُمَا، فَإِنْ بَغَتْ إِحْدَاهُمَا عَلَى الْأُخْرَى فَقَاتِلُوا الَّتِي تَبْغِي حَتَّى تَفِيءَ إِلَى أَمْرِ اللَّهِ..."
    (سورة الحجرات: 9)
    الآية تصفهم بالمؤمنين، ما يعني أن البغي لا يُخرج من الملة.

  • الخوارج:
    هم فئة تخرج على الإمام وتُكفِّره وتُكفِّر عموم المسلمين بسبب ذنوبهم أو مخالفاتهم لآرائهم.
    النبي ﷺ حذّر منهم بقوله:

    "يَمْرُقُونَ مِنَ الدِّينِ كَمَا يَمْرُقُ السَّهْمُ مِنَ الرَّمِيَّةِ..."
    (رواه البخاري ومسلم)


2. أوجه التشابه:

  • كلاهما يخرج على الإمام الشرعي.

  • كلاهما يسبب الفتنة والاضطراب في المجتمع.

  • كلاهما قد يُقاتَل إذا رفض الرجوع للحق.


3. أوجه الاختلاف:

وجه المقارنة البُغاة الخوارج
الموقف من الإمام لا يُكفِّرونه، فقط يعارضونه بتأويل. يُكفِّرون الإمام ويعتبرونه مرتدًا.
حكمهم الشرعي مسلمون عصاة، يُقاتَلون لدفع فتنتهم فقط. فئة ضالة، وقد تُحكم عليهم بالردة إذا استحلّوا الدماء.
الدليل الشرعي ورد ذكرهم في سورة الحجرات كـ"مؤمنين". ورد التحذير منهم في أحاديث النبي ﷺ.
الغاية غالبًا طلب إصلاح أو رفع ظلم. فرض فكرهم التكفيري والسيطرة بالقوة.

4. الخلاصة:

الخوارج أشد خطورة من البغاة؛ لأنهم يخلطون بين الدين والسياسة بالتكفير، بينما البغاة يبقون في دائرة الإسلام لكنهم أخطؤوا في التأويل.
لذلك، يمكن القول إن كل خارجي باغٍ، وليس كل باغٍ خارجيًا.

Comments

Popular Posts