CERITA LUCU TENTANG
AL-HAJJAJ BIN YUSUF AL-THAQAFI DENGAN SEORANG BADUI YANG MENGHINA DAN
MENUDUHNYA ZALIM TANPA MENGETAHUI BAHWA ORANG ITU ADALAH AL-HAJJAJ SENDIRI.
JADI, APA YANG DILAKUKAN AL-HAJJAJ PADANYA?Al-Hajjaj bin Yusuf
pergi berburu, lalu bertemu dengan seorang badui dan bertanya: "Bagaimana
tindakan Al-Hajjaj di antara kalian?" Badui itu menjawab: "Zalim dan
kejam, semoga Allah tidak memberinya hidup dan tidak memberinya salam."
Al-Hajjaj bertanya: "Mengapa kalian tidak mengadukannya kepada Amirul
Mukminin Abdul Malik?"
Badui itu menjawab:
"Demi Allah, dia lebih zalim dan lebih kejam darinya, maka semoga Allah
mengutuknya." Al-Hajjaj marah mendengar kata-katanya dan berkata:
"Apakah kamu tahu siapa saya?" Badui itu menjawab: "Siapa kamu?"
Al-Hajjaj menjawab: "Saya adalah Al-Hajjaj."
Badui itu berkata:
"Apakah kamu tahu siapa saya?" Al-Hajjaj bertanya: "Tidak, siapa
kamu?" Badui itu menjawab: "Saya adalah budak dari Bani Abu Thaur
yang gila dua kali dalam sebulan, dan ini salah satunya." Maka Al-Hajjaj
tertawa dan meninggalkannya.
Buku
"Al-Mustajad Min Fa'alat Al-Ajwad"
[Al-Muhsin bin Ali Al-Tanukhi]
-----
Daftar Kekejaman Hajjaj Bin Yusuf
:
1. Penyerangannya terhadap Mekah
dan Masjidil Haram:
Hajjaj bin Yusuf
menyerang Mekah dan Masjidil Haram, yang mengakibatkan kehancuran banyak tempat
suci.
- Referensi: Ibnu
Katsir, "Al-Bidayah wa Nihayah", Jilid 9, Halaman 137.
2. Pembunuhan banyak sahabat:
Hajjaj bin Yusuf
membunuh banyak sahabat, termasuk Abdullah bin Zubair, yang merupakan khalifah
di Mekah.
- Referensi: Ibnu
Atsir, "Al-Kamil fi al-Tarikh", Jilid 4, Halaman 251.
3. Penyerangannya terhadap kaum
Khawarij:
Hajjaj bin Yusuf
memimpin kampanye melawan kaum Khawarij, yang mengakibatkan banyak dari mereka
terbunuh.
- Referensi:
Al-Tabari, "Tarikh al-Tabari", Jilid 5, Halaman 499.
4. Kezaliman dan penindasan
terhadap rakyat:
Hajjaj bin Yusuf
dikenal karena kezaliman dan penindasannya terhadap rakyat, terutama jika
mereka menolak untuk mematuhinya.
- Referensi:
Al-Dzahabi, "Siyar A'lam al-Nubala", Jilid 4, Halaman 343.
5. Penumpahan darah dengan mudah:
Hajjaj bin Yusuf
menumpahkan darah dengan mudah, bahkan jika hanya ada sedikit kecurigaan.
- Referensi: Ibnu
Katsir, "Al-Bidayah wa Nihayah", Jilid 9, Halaman 138.
6. Pelanggaran terhadap para
salaf:
Hajjaj bin Yusuf dikritik karena
pelanggarannya terhadap para salaf saleh, terutama terkait dengan
kehormatan-kehormatan Islam.
- Referensi: Ibnu
Atsir, "Al-Kamil fi al-Tarikh", Jilid 4, Halaman 252.
7. Merendahkan para salaf dan
melanggar kehormatan Allah:
Hajjaj bin Yusuf
merendahkan para salaf dan melanggar kehormatan Allah dengan sedikit saja
kecurigaan, yang mengakibatkan banyak ulama dan orang saleh mengkritiknya.
- Referensi:
Al-Tabari, "Tarikh al-Tabari", Jilid 5, Halaman 500.
8. Kezaliman terhadap para ulama
dan orang-orang berilmu:
Hajjaj bin Yusuf
menzalimi para ulama dan orang-orang berilmu, terutama jika mereka menolak
untuk mematuhinya atau mengkritiknya.
- Referensi:
Al-Dzahabi, "Siyar A'lam al-Nubala", Jilid 4, Halaman 344.
9. Penumpahan darah dengan
sedikit kecurigaan:
Hajjaj bin Yusuf
menumpahkan darah dengan sedikit saja kecurigaan, yang mengakibatkan banyak
orang terbunuh tanpa alasan yang kuat.
- Referensi: Ibnu
Katsir, "Al-Bidayah wa Nihayah", Jilid 9, Halaman 139.
10. Kritik dari para ulama:
Hajjaj bin Yusuf
dikritik oleh banyak ulama dan orang-orang saleh karena kezaliman dan
penindasannya terhadap rakyat.
- Referensi:
Al-Dzahabi, "Siyar A'lam al-Nubala", Jilid 4, Halaman 345.
Referensi-referensi ini membantu dalam memahami sisi gelap
dari kehidupan Hajjaj bin Yusuf dan dampaknya terhadap orang-orang dan
masyarakat pada zamannya.
.jpeg)
Comments
Post a Comment