Siapa
yang Membuat Kalender Hijriah
**Ditulis
oleh:** Ammar Sulaiman
**Terakhir
diperbarui:** 07:49, 2 Juni 2022
- Bagaimana
Sejarah Hijriah Dimulai
- Mengapa
Kalender Hijriah Disebut Demikian
- Alasan
Penamaan Kalender Masehi
- Pentingnya
Sejarah Hijriah dalam Kehidupan Sehari-hari
#### Isi:
1. Orang
Pertama yang Membuat Kalender Hijriah
2. Cerita
Sejarah Hijriah
3.
Penggunaan Kalender Hijriah
4.
Pentingnya Sejarah Hijriah
5. Urutan
Bulan Kalender Hijriah
6. Referensi
#### Orang
Pertama yang Membuat Kalender Hijriah
Orang
pertama yang membuat kalender Hijriah (kalender Islam) adalah Khalifah Umar bin
Khattab رضي الله عنه. Kalender Hijriah didasarkan
pada bulan-bulan Arab yang sudah dikenal sebelumnya, namun awal perhitungan
kalender Hijriah bagi umat Islam dimulai dari hijrahnya Nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم
dari Mekah ke Madinah. Peristiwa hijrah ini merupakan salah satu peristiwa
terpenting dalam sejarah Islam karena menandai awal era baru bagi negara yang
didasarkan pada toleransi, kasih sayang, dan persaudaraan. Hari pertama
kalender Hijriah adalah hari pertama bulan Muharram tahun pertama Hijriah, yang
bertepatan dengan 16 Juli tahun 622 Masehi.
#### Cerita
Sejarah Hijriah
Cerita
sejarah Hijriah dimulai pada masa Umar bin Khattab رضي الله عنه
ketika Abu Musa رضي الله
عنهmenulis surat
kepadanya yang mengatakan, "Kami menerima surat dari Anda yang tidak
memiliki tanggal." Umar kemudian mengumpulkan orang-orang, dan beberapa
dari mereka mengusulkan, "Mulailah dari kebangkitan Nabi," sementara
yang lain mengatakan, "Mulailah dari hijrah." Umar berkata,
"Hijrah memisahkan antara yang benar dan yang salah, jadi mulailah dari
sana," dan itu terjadi pada tahun ketujuh belas Hijriah. Ketika mereka
sepakat, beberapa orang mengusulkan, "Mulailah dari bulan Ramadhan,"
tetapi Umar berkata, "Mulailah dari Muharram karena itu adalah bulan
kembalinya orang-orang dari haji." Maka mereka sepakat untuk memulai dari
Muharram.
Diriwayatkan
juga bahwa seorang pria datang dari Yaman dan berkata, "Saya melihat di
Yaman sesuatu yang mereka sebut sejarah, mereka menulisnya dari tahun tertentu
dan bulan tertentu." Umar berkata, "Ini bagus, maka mulailah menulis
sejarah." Ketika mereka sepakat, beberapa orang mengusulkan untuk memulai
dari kelahiran Nabi, yang lain mengatakan dari kebangkitannya, dan yang lain
lagi dari hijrahnya. Umar berkata, "Mulailah dari hijrahnya dari Mekah ke
Madinah." Mereka kemudian bertanya, "Dari bulan apa kita mulai?"
Beberapa orang mengusulkan dari bulan Rajab, yang lain mengusulkan dari Ramadhan.
Utsman berkata, "Mulailah dari Muharram karena itu adalah bulan suci dan
bulan pertama dalam tahun Arab serta bulan kembalinya orang-orang dari
haji."
####
Penggunaan Kalender Hijriah
Kalender
Hijriah digunakan di negara-negara dunia Islam; ada negara yang menggunakannya sebagai
kalender resmi, sementara yang lain menggunakannya untuk menentukan
tanggal-tanggal penting keagamaan. Kalender ini terkait dengan ibadah dan
kewajiban dalam Islam, seperti haji dan puasa.
Namun, dalam
hal urusan utama seperti ekonomi dan keuangan, banyak negara Islam telah
beralih dari kalender Hijriah ke kalender Masehi karena urusan tersebut
melibatkan seluruh dunia.
####
Pentingnya Sejarah Hijriah
Kalender
Hijriah terkait dengan kewajiban yang diperintahkan Allah kepada umat Islam.
Misalnya, umat Islam berpuasa pada bulan kesembilan dalam tahun Hijriah, yaitu
bulan Ramadhan, yang dinamakan demikian karena panasnya sinar matahari yang
intens. Puasa Ramadhan adalah kewajiban bagi setiap Muslim yang mampu berpuasa.
Kewajiban
kedua adalah haji, yang diperintahkan Allah pada bulan Dzulhijjah, di mana umat
Islam melaksanakan haji ke Baitullah di bulan ini. Ada dua hari raya dalam
Islam: yang pertama adalah pada hari pertama bulan Syawal setelah Ramadhan, dan
yang kedua adalah pada bulan Dzulhijjah setelah hari kesembilan bulan tersebut,
yaitu setelah wukuf di Arafah.
#### Urutan
Bulan Kalender Hijriah
Bulan-bulan
dalam kalender Hijriah adalah dua belas bulan, dimulai dari bulan Muharram dan
berakhir dengan bulan Dzulhijjah, sebagai berikut:
1. Muharram
2. Safar
3. Rabi'ul
Awal
4. Rabi'ul
Akhir
5. Jumadil
Awal
6. Jumadil
Akhir
7. Rajab
8. Sya'ban
9. Ramadhan
10. Syawal
11.
Dzulqa'dah
12.
Dzulhijjah
Umat Islam
sepakat untuk memulai sejarah Islam dari tahun hijrahnya Nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم
dari Mekah ke Madinah, dan menetapkan hari pertama tahun Hijriah sebagai hari
pertama bulan Muharram karena itu adalah bulan pertama dalam tahun Arab dan
bulan kembalinya jamaah haji. Kalender Hijriah terkait dengan kewajiban dan
perayaan agama seperti puasa, haji, dan hari raya.
**Referensi:**
1. Abdul
Aziz Al-Ghamdi (11-7-2016), "Sejarah Hijriah sebagai siar Islam",
Alukah, diakses pada 10-8-2021.
2. Ibnu
Hajar Al-Asqalani, Kitab Fathul Bari, halaman 268.
3. As-Suyuti,
Kitab Ash-Shamariikh Fi Ilmi At-Tarikh, halaman 15.
4.
"Hukum Menggantikan Kalender Masehi dengan Kalender Hijriah", Islam
Web, 27-3-2008, diakses pada 10-8-2021.
5.
"Alasan Penamaan Bulan-bulan Hijriah dengan Nama yang Dikenal", Islam
Question and Answer, 10-4-2014, diakses pada 10-8-2021.

.jpeg)
Comments
Post a Comment